Home >> Alasan unik kenapa Wenger disebut “The Professor”

Tag: Berita Bola

Alasan unik kenapa Wenger disebut “The Professor”

Wenger mendapat julukan The Professor sejak mengantarkan Arsenal meraih banyak prestasi. Pelatih asal Perancis ini dikenal memiliki banyak strategi jitu yang membuat Arsenal konsisten menjadi klub papan atas Inggris.

Julukan ini juga tak lepas dari berbagai pencapaian akademik yang pernah ia dapat. Wenger dikenal sebagai seorang master ekonomi dan sarjana elektro di sebuah universitas di Strasbourg, Perancis. Selain itu ia juga fasih dalam beberapa bahasa di antaranya Perancis, Inggris, Jerman, Italia, Spanyol dan Jepang.

Masih belum cukup? Ia juga mendapat gelar kehormatan Officer of the Most Excellent Order of the British Empire (OBE) dan masuk di English Football Hall of Fame sebagai orang yang sangat berjasa memberi kesuksesan klubnya.

Dan yang terakhir, karena kejeniusannya, Wenger dapat mencetak banyak pemain muda dari akademi sepak bola Arsenal. Saat ini akademi sepak bola Arsenal diketahui mencetak banyak pemain-pemain terkenal seperti Ashley Cole, Gael Clichy, Jack Wilshere, Alex Song, Nickals Bendtner, Ray Parlour, Paul Merson, Tony Adams.

Memang bukan dari segi prestasi yang mencengangkan, namun Wenger mampu membawa tingkat kestabilan tinggi di Arsenal. Sekadar catatan, Arsenal menjadi satu-satunya klub Inggris yang tak pernah absen tampil di Liga Champions sejak 1998/1999.

Hebatnya, Wenger yang merupakan sarjana elektro itu melakukan hal tersebut tanpa mendapatkan dukungan finansial yang mumpuni. Seperti diketahui, Arsenal bukan klub yang loyal membelanjakan uangnya untuk membeli pemain berkualitas.

Lebih hebatnya lagi, Wenger juga menjadi sosok yang berkontribusi penting dalam kestabilan finansial klub. Ia tak jarang memberikan pendapatan besar untuk Arsenal dari hasil penjualan pemain. Itu karena Wenger memiliki keahlian khusus mengasah bakat-bakat muda untuk mengeluarkan kinerja terbaiknya.

Pada Agustus 1996, Arsenal sempat kebingungan mencari pelatih kepala baru setelah memecat Bruce Rioch. Posisi Rioch tak bisa dipertahankan setelah terlibat perselisihan dengan manajemen terkait soal transfer. Untuk sementara, mereka menugaskan Stewart Houston dan Pat Rice guna menangani tim.